Zainuddin Sutan Kerajaan: Dekan Pertama PTPG Batusangkar 1954-1958

  • Rudi Fitra Universitas Negeri Padang
  • Erniwati Erniwati Universitas Negeri Padang
Keywords: Biografi, Peran, PTPG Batusangkar

Abstract

Zainuddin Sutan Kerajaan adalah seorang tokoh pendidikan yang dapat dijadikan panutan oleh masyarakat dan sangat berperan besar dalam meletakkan pilar pondasi pendidikan tinggi di Sumatera Barat, dalam artikel ini dibahas sebagai biografi tematis. Kajian ini menganalisis peranan Zainuddin Sutan Kerajaan dalam pendirian serta sebagai Dekan Pertama PTPG Batusangkar tahun 1954-1958. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dari proses; heuristik; atau pengumpulan sumber; kemudian dilanjutkan proses kritik sumber dan interpretasi data; tahap terakhir adalah penulisan sejarah hingga biografi ini dapat diselesaikan. Hasil penelitian menunjukkan Zainuddin Sutan Kerajaan memiliki peran dalam pendirian dan menjabat sebagai Dekan Pertama PTPG Batusangkar 1954-1958. Peran Zainuddin Sutan Kerajaan dalam pendirian PTPG Batusangkar adalah ditunjuk menjadi ketua panitia pembangunan PTPG Batusangkar, dan kemudian Zainuddin dipercaya untuk menjabat sebagai Dekan PTPG Batusangkar. Hal ini tidak lain karena Zainuddin Sutan Kerajaan merupakan Guru Besar satu-satunya yang berasal dan menetap di Batusangkar sesuai dengan Skp. Presiden No. 11M/ Tahun 1955. Kebijakan-kebijakan Zainuddin Sutan Kerajaan sebagai Dekan yaitu berhasil mendatangkan dosen terbang demi mengisi staf tenaga pengajar yang masih sedikit, dan tidak terlibat dalam pergolakan daerah (PRRI).

References

Abdullah, T. (1994). Manusia dalam Kemelut Sejarah. Jakarta: LP3ES.
Abdurahman, D. (2007). Metodologi Penelitian Sejarah. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Aziz, Z. (2019). Wawancara. Padang.
Faruq J.B, M. (2018). Pemikiran dan Perjuangan Mohammad Syafei dalam Pendidikan di Indonesia (1926-1945). Universitas Negeri Yogyakarta.
Hakiem, L. (2008). M. Natsir di Panggung Sejarah Republik. Jakarta: Republika.
Het Nieuwsblad voor Sumatra. (1954, August 19). Twee Nieuwe Faculteiten voor Midden Sumatra. Het Nieuwsblad Voor Sumatra.
Indra. (2018a). Wawancara. Batusangkar.
Indra. (2018b). Wawancara II. Batusangkar.
Indra. (2018c). Wawancara III. Batusangkar.
Indra. (2018d). Wawancara IV. Batusangkar.
Kahin, A. (2006). Dari Pemberontakan ke Integrasi Sumatera Barat dan Politik Indonesia 1926-1998. Jakarta: Yayasan Obor.
May, E. (2018). Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia dan Gagalnya Penerapan Sistem Otonomi Daerah di Sumatera Barat 1956-1961 (Laporan Penelitian). Padang. Retrieved from http://repo.unand.ac.id/12211/1/Laporan Penelitian Eni May.pdf
Nieuwsgier Ochtendblad voor Indonesie. (1954, September 9). Paedagogische Hogescholen. Nieuwsgier Ochtendblad Voor Indonesie.
Nurdin, B. (1979). Perkembangan Seperempat Abad IKIP Padang. Padang: IKIP Padang.
Nurdin, M. (2019). Wawancara. Padang.
Sagimun M.D. (1982). Dalam Pemikiran Biografi, dan Sejarah: Suatu Kumpulan Prasarana dalam Berbagai Lokakarya. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktoral Sejarah dan Nilai Tradisional.
Zed, M. (1999). Mestika Zed PRRI dalam Perspektif Militer dan Politik Regional: Sebuah Reinterpretasi. Jurnal Studi Amerika, IV, 99–122. Retrieved from http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/90437-JSAM-IV-JanJul1999-99.pdf
Zed, M. (2010). Dekade Pergolakan Daerah: Mendekati Isu-lsu Konflik Pusat-Daerah dalam Perspektif Pembangunan Nasional Tahun 1950-an (Makalah). Padang. Retrieved from http://repository.unp.ac.id/1219/1/MESTIKA ZED_202_11.pdf
Zed, M., Adnan, A., & Aisiah, A. (2018). Alam Takambang Jadi Guru, Universitas Negeri Padang (1954-2018) Sejarah Ringkas. Padang: UNP Press.
Zed, M., & Chaniago, H. (2001). Perlawanan Seorang Pejuang: Biografi Kolonel Ahmad Husein. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Zed, M., Utama, E., & Chaniago, H. (1998). Sumatera Barat di Panggung Sejarah 1945-1995. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Published
2019-04-30
How to Cite
Fitra, R., & Erniwati, E. (2019). Zainuddin Sutan Kerajaan: Dekan Pertama PTPG Batusangkar 1954-1958. Galanggang Sejarah, 1(2), 250-267. https://doi.org/10.5281/zenodo.3364124