Studi Historiografi Gambaran Kehidupan Geisha dalam Dua Karya Sastra

  • Fadhilatul Silmi Universitas Negeri Padang
  • Etmi Hardi Universitas Negeri Padang
Keywords: Historiografi, Geisha, Karya Sastra

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang gambaran kehidupan Geisha dalam prespektif karya sastra yang ada pada masa itu. Karya yang diteliti adalah Novel Remy Sylado yang berjudul “Kembang Jepun” dan Novel Arthur Golden yang berjudul “Memoar of a Geisha”. Sebagai salah satu sumber sejarah, kedua novel ini mampu menjelaskan mengenai gambaran kehidupan Geisha. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana sesungguhnya gambaran kehidupan Geisha yang disorot melalui novel dan dua penulis yang sama membahas tentang gambaran kehidupan Geisha, yaitu Remy Sylado dan Arthur Golden. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, di mana peneliti membatasi pada bahan-bahan koleksi dari perpustakaan saja tanpa melakukan riset ke lapangan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi yang terfokus pada analisis wacana yang bersifat menggali informasi yang dibutuhkan dari karya-karya yang dianalisis. Kesimpulan yang diperoleh melalui penelitian ini Geisha bukanlah sebuah profesi, seperti wanita penghibur yang hanya menonjolkan kelebihan fisik semata. Akan tetapi untuk menjadi seorang Geisha perlu menguasai berbagai keterampilan seperti keterampilan olah tubuh, seni bertutur kata, merias diri, bermusik, menari dan berpengetahuan luas sehingga Geisha bisa disebut karya seni yang berjalan. Dalam novel “Kembang Jepun” tidak ada sekolah khusus untuk Geisha, seorang Geisha dilatih oleh Geisha senior yang ada di dalam sinju, sinju adalah rumah atau tempat tinggal para Geisha. Sedangkan dalam novel “Memoar of a Geisha” terdapat sekolah khusus Geisha dan di sana dilatih oleh Geisha profesional, dan pelatih menjadi seorang Geisha profesional dan sangat terkenal digion perlu perjuangan yang sangat berat.

References

Dalby, L. C. (1983). Geisha. California: University of California Press.
Golden, A. (2003). Memoar Seorang Geisha. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Gottschalk, L. (2008). Mengerti Sejarah. Jakarta: UI Press.
Lockard, L. (2009). Geisha: Behindthe Painted Smile. London.
Nasution, I. D. (2012). Analisis Psikologi Tokoh Utama dalam Novel “Memoirs of a Geisha” Karya Arthur Golden (Universitas Sumatera Utara). Retrieved from http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/34985
Oostindie, G., Hoogenboom, I., & Verwey, J. (2016). Serdadu Belanda di Indonesia 1945-1950: Kesaksian Perang pada Sisi Sejarah yang Salah. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia; KITLV-Jakarta.
Prayudi, G. M., & Salindri, D. (2015). Pendidikan pada Masa Pemerintahan Kolonial Belanda di Surabaya Tahun 1901-1942. Publika Budaya, 3(1), 20–34. Retrieved from https://jurnal.unej.ac.id/index.php/PB/article/download/1534/1255/
Rampan, K. L. (1984). Suara Pancaran Sastra. Jakarta: Yayasan Arus.
Resmi, C. (2015). Identitas Perempuan dalam Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari dan Memoirs of a Geisha Karya Arthur Golden: (Sebuah Kajian Sastra Bandingan) (Universitas Pendidikan Indonesia). Retrieved from http://repository.upi.edu/22906/
Ricklefs, M. C. (2010). Sejarah Indonesia Modern. Jakarta: Serambi.
Sartini, S. (2003). Kontradiksi dalam Asumsi Religiusitas pada Bangsa Jepang: Telaah Filosofis Pergeseran Makna Religi. Jurnal Filsafat, 13(2), 147–157. https://doi.org/10.22146/jf.31312
Suliyati, T. (2018). Geisha: Antara Tradisi Dan Citra Buruk. Kiryoku, 2(2), 90–97. https://doi.org/10.14710/kiryoku.v2i2.90-97
Sylado, R. (2002). Kembang Jepun. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Yasmis, Y. (2007). Jepang dan Perjuangan Kemerdekaan Indonesia. Jurnal Sejarah Lontar, 4(2), 24–32. Retrieved from http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/lontar/article/download/2384/1826/
Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Published
2019-07-31
How to Cite
Silmi, F., & Hardi, E. (2019). Studi Historiografi Gambaran Kehidupan Geisha dalam Dua Karya Sastra. Galanggang Sejarah, 1(3), 434-445. https://doi.org/10.5281/zenodo.3515548

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>