Tinjauan Historiografi Tentang Kekerasan di Timor Timur (1976-1999) dalam Sastra Indonesia: Saksi Mata

  • Fadhil Hudaya Universitas Negeri Padang
  • Mestika Zed Universitas Negeri Padang
  • Etmi Hardi Universitas Negeri Padang
Keywords: Historiography, Timor Timur, Literature Work, Violence, Indonesia

Abstract

This article aims to explain how the violent condition in Timor Timur from integration to disintegration with Indonesia (1976-1999). The background of the research is to flashback the “Orde Baru” era about the depiction of violence in literature work. This article is a historiography study in a short story called Saksi Mata by Seno Gumira Ajidarma. The writing process used literary and mimetic methods to analyze the data, which is observing the literary content with a realistic approach that was found in scientific study. The result of this research was representation and reality that was shown about pathetic explanation and touched humanity on how to further step towards to reveal the truth that was still hidden.

References

Adam, A. W. (2006). Soeharto File: Sisi Gelap Sejarah Indonesia. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Aditjondro, G. J. (1993). Prospek Pembangunan Timor Timur Sesudah Penangkapan Xanana Gusmao. Jurnal Hayam Wuruk, VIII(1).

Ajidarma, S. G. (2010). Trilogi Insiden. Yogyakarta: Bentang Pustaka.

Antara. (1975, July 21). Timor Portugis Akan Merdeka Tahun 1978. Antara.

Ardi, Y. (2013). Kajian Historiografi tentang Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) dalam cerpen Karya AA Navis. Universitas Negeri Padang.

Coelho, A. M. (2012). Dua Kali Merdeka, Esei Sejarah Politik Timor Leste. Yogyakarta: Djaman Baroe.

Darwin, W., & Kurniawan, S. (2011). Anxietiers/Desires: 90 Insights for Marketing to Youth, Women, Netizen. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Gottschalk, L. (1975). Mengerti Sejarah. Jakarta: UI Press.

Ishak, S. (2013). Jurnalisme Modern. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Jazimah, I. (2013). Malari: Studi Gerakan Mahasiswa Masa Orde Baru. Jurnal Agastya, 3(1).

Komisi Penerimaan Kebenaran dan Rekonsiliasi (CAVR) di Timor-Leste. (2010a). Chenga! Laporan Komisi Penerimaan, Kebenaran, dan Rekonsiliasi (CAVR) di Timor-Leste – Volume I. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Komisi Penerimaan Kebenaran dan Rekonsiliasi (CAVR) di Timor-Leste. (2010b). Chenga! Laporan Komisi Penerimaan, Kebenaran, dan Rekonsiliasi (CAVR) di Timor-Leste – Volume II. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Komisi Penerimaan Kebenaran dan Rekonsiliasi (CAVR) di Timor-Leste. (2010c). Chenga! Laporan Komisi Penerimaan, Kebenaran, dan Rekonsiliasi (CAVR) di Timor-Leste – Volume III. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Kusuma, A. J. (2017). Pengaruh Norma HAM terhadap Proses Kemerdekaan Timor Leste dari Indonesia. Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan, 7(1), 1. https://doi.org/10.26618/ojip.v7i1.420

Lapian, A. B., & Chaniago, J. R. (1988). Timor Timur dalam Gerak Pembangunan. Jakarta: Depdikbud.

Luxemburg, J. Van, Bal, M., & Westseijn, W. G. (1984). Pengantar Ilmu Sastra. (D. Hartoko, Ed.). Jakarta: Gramedia.

Makarim, Z. A., Kairupan, G., Sugono, A., & Fatah, I. (2003). Hari-Hari Terakhir Timor Timur: Sebuah Kesaksian. Jakarta: PT. Sportif Media Informasindo.

Nevins, J. (2008). Pembantaian Timor Timur dan Horor Masyarakat Internasional. Yogyakarta: Penerbit Galangpress.

Putra, E. (2012). Kekerasan Negara dalam Kumpulan Cerpen Penembak Misterius Karya Seno Gumira Ajidarma. Universitas Padjadjaran.

Racitan, R. (2005). Pengaruh Kemerdekaan Timor Leste terhadap Hubungan Australia dengan Indonesia. Universitas Muhammadiyah Malang.

Revolta, B. (2017). Operasi Seroja: Di Timor Timur Kami Berjuang untuk Negara. Yogyakarta: Matapadi Presindo.

Sary, D. M. (2011). Perempuan Minangkabau dalam Novel Angkatan Balai Pustaka: Studi Historiografi. Universitas Negeri Padang.

Slamet, M., & Machmuddin, N. (1977). Lahirnya Propinsi Timor Timur: Dokumentasi tentang Proses Dekolonisasi Timor Timur dan Pembentukan Propinsi Daerah Tingkat I Timor Timur. Jakarta: Badan Penerbit Almanak Republik Indonesia/BP. ALDA.

Soekanto. (1976). Integrasi: Kebulatan Tekad Rakyat Timor Timur. Jakarta: Bumi Restu.

Wellek, R., & Warren, A. (1989). Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia.

Yanuarti, S. (2017). Pengawasan Intelijen Demokratik sebagai Instrumen Pencegahan Pelanggaran HAM. Jurnal Penelitian Politik-LIPI, 14(2).

Zed, M. (2003). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Zuhdi, S. (2012). Indonesia dalam Arus Sejarah: Orde Baru dan Reformasi Jilid VIII. Jakarta: Ichtiar Baru Van Houve.

Published
2019-01-31
How to Cite
Hudaya, F., Zed, M., & Hardi, E. (2019). Tinjauan Historiografi Tentang Kekerasan di Timor Timur (1976-1999) dalam Sastra Indonesia: Saksi Mata. Galanggang Sejarah, 1(1), 118-140. https://doi.org/10.5281/zenodo.2678095

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>