Pengembangan Modul Pembelajaran Sejarah Berbasis Green History

(Materi Pelajaran "Kolonialisme dan Imperialisme Eropa di Indonesia")

  • Dahliana Sar'i Universitas Negeri Padang
  • Aisiah Aisiah Universitas Negeri Padang
Keywords: Modul, Green History, Pembelajaran Sejarah

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena kurangnya kepedulian peserta didik terhadap lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan modul pembelajaran sejarah berbasis Green History dalam pembelajaran guna meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan. Model pengembangan dalam penelitian ini adalah model ADDIE yang terdiri dari Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation yang dikembangkan oleh Dick & Carry. Namun penelitian ini hanya bisa sampai tahan Implementationt. Subjek uji coba yaitu kelas XI IPS 2 SMA Negeri 2 Padang. Sedangkan uji kelayakan dan praktikalitas berdasarkan penilaian dari ahli materi pelajaran sejarah, ahli materi Green History, ahli modul, guru mata pelajaran sejarah dan siswa dengan menggunakan angket. Hasil uji kelayakan modul dari segi materi pelajaran Sejarah Indonesia oleh ahli materi sejarah adalah 3.64 dengan kategori sangat layak. Hasil kelayakan modul dari segi materi Green History oleh ahli materi Green History adalah 3.56 dengan kategori sangat layak. Hasil penilaian modul sebagai sumber belajar oleh ahli modul adalah sebesar 3.44 dengan kaegori sangat layak. Uji praktikalitas modul oleh guru adalah sebesar 3.75 dengan kategori sangat praktis. Uji coba kepraktisan modul oleh siswa adalah sebesar 3.57 dengan kategori sangat praktis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah modul pembelajaran sejarah berbasis Green History layak dan praktis digunakan untuk kelas XI SMA.

References

Arifin, Z. (2011). Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Erniwati, E. (2012). Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Sejarah. In A. Khaidir (Ed.), Pendidikan Karakter: Sebuah Refleksi Pendekatan dalam Ilmu Humaniora. Padang: SUKABINA Press.

Harkantiningsih, N. (2014). Pengaruh Kolonial di Nusantara. Kalpataru: Majalah Arkeologi, 23(4), 67–80. https://doi.org/10.24832/kpt.v23i1.51

Hayward, T. (1997). Anthropocentrism: A Misunderstood Problem. Environmental Values, 6(1), 49–63. https://doi.org/10.3197/096327197776679185

Kartodirdjo, S. (2014). Pengantar Sejarah Indonesia Baru: 1500-1900 Dari Emporium sampai Imperium Jilid 1. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Sejarah Indonesia Kelas XI. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Nawiyanto, N. (2011). Berbagai Perspektif Sejarah Lingkungan. In N. Anoegrajekti, N. Nawiyanto, & B. A. Kartika (Eds.), Retrospeksi: Mengangan-ulang Keiindonesiandalam Perspektf Sejarah, Sastra, dan Budaya. Yogyakarta: Penerbit Kepel Press.

Poesponegoro, M. D., & Notosusanto, N. (2010). Sejarah Nasional Indonesia Jilid IV: Kemunculan Penjajahan di Indonesia. (R. P. Soedjono & R. Z. Leirissa, Eds.) (4th ed.). Jakarta: Balai Pustaka.

Rohani, A., & Ahmadi, A. (1995). Pengelolaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Sanjaya, W. (2008). Perencanaan & Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Supriatna, N. (2016). Ecopedagogy. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Tegeh, M. (2014). Model Penelitian Pengembangan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Ward, B., & Dubos, R. (1973). One Earth: The Care and Maintenance of a Small Planet. New York: Norton. New York: Ballantine Books, Inc.

Widja, I. G. (1989). Dasar-dasar Pengembangan Strategi serta Metode Pengajaran Sejarah. Jakarta: LPTK.

Zed, M. (2017). Warisan Penjajahan Belanda di Indonesia Pasca-Kolonial (Perspektif Perubahan dan Kesinambungan). Jurnal Diakronika, 17(1), 86–100. Retrieved from http://diakronika.ppj.unp.ac.id/index.php/diakronika/article/download/18/7/

Zed, M. (2018). Tentang Konsep Berfikir Sejarah. Lensa Budaya: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Budaya, 13(1), 54–60. https://doi.org/10.34050/jlb.v13i1.4147

Published
2019-04-30
How to Cite
Sar’i, D., & Aisiah, A. (2019). Pengembangan Modul Pembelajaran Sejarah Berbasis Green History. Jurnal Halaqah, 1(2), 162-179. https://doi.org/10.5281/zenodo.3350887